Home » Ringkasan Kotbah » Tiga pelajaran dari Kebangkitan Tuhan Yesus

Tiga pelajaran dari Kebangkitan Tuhan Yesus

Ringkasan Kotbah, 24 April 2011
Oleh : Pdt. Mexson Million.

Mexson-Million-2Ayat Bacaan : Lukas 24 : 1 – 12

Kebangkitan merupakan hal yang penting karena membuktikan bahwa Tuhan Yesus telah menyelesaikan dan menggenapi seluruh tuntutan hukum Torat dengan sempurna dan Dia berkuasa mengalahkan maut dan Dia hidup sehingga kita tdak perlu kuatir akan hari esok. Injil Lukas mencatat kebangkitanNya dan kita dapat menarik tiga pelajaran :

1. Berkat lebih bagi yang bersegera mencari Tuhan (ayat 1)

Kita melihat pagi-pagi benar para kaum wanita murid Yesus pergi kekubur untuk mengurusi mayat Yesus. Mereka tidak menunda-nunda waktu tetapi bersegera karena sebelumnya hari Sabat menurut aturan orang Yahudi mereka tidak boleh mengerjakan apa-apa.

Sebagai murid Kristus kita seharusnya seperti mereka juga bersegera mencari DIA didalam kehidupan kita, bersegera mengerjakan tugas dan tanggung jawab yang Tuhan percayakan, bersegera dalam ibadah dengan datang lebih awal, saat teduh dan doa pagi jangan kalah saudara kita yang beragama lain sebagaimana pemazmur katakan “Aku bangun mendahului waktu jaga malam untuk merenungkan janji-Mu” (Maz 119:148) dan hal-hal lainnya.

Berkat lebih yang Tuhan sediakan antara lain :

  • Persoalan diselesaikan (Ayat 2) : Para murid wanita mengalami masalah ketika sampai di kubur Yesus yaitu tidak ada yang mampu menggulingkan batu yang menutup pintu kubur Yesus (Markus 16:3) dan Tuhan mengutus malaikatNya untuk menyelesaikan masalah tersebut.
  • Melihat kemuliaan Tuhan (Ayat 4)
  • Lebih dulu menerima kebenaran (Ayat 5-8)
  • Nama dikenang (Ayat 10)

2. Tidak ada kemulian didalam kefanaan (Ayat 5)

Kedua malaikat berkata kepada murid-murid “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ayat ini berbicara hidup dan mati, tidak ada kehidupan diantara orang mati, tidak ada kemuliaan dan kekekalan di dalam kefanaan.

Setiap kita tentu tahu segala yang didunia ini adalah fana, tidak kekal ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri dapat membongkar serta mencurinya (Mat 6:19) dan dunia terus menerus ingin menyesatkan setiap kita, si iblis berusaha dengan segala tipu daya menawarkan kemuliaan dunia yang fana ini.

Sementara kita orang percaya telah dilahirkan kembali dari benih yang tidak fana (1Pet 1:23) oleh karena itu Tuhan ingin setiap muridNya tidak terjebak oleh bujuk rayu si iblis dan dunia dengan kita tetap fokus mengejar perkara-perkara rohani, hal-hal yang kekal dengan mencari dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya (Mat 6:20)

3. Orang degil sulit menerima kebenaran (Ayat 10-11)

Maria Magdalena, Yohana, Maria ibu Yakobus dan murid perempuan lainya memberitahukan kepada rasul-rasul tentang peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus tetapi mereka tidak percaya bagi mereka perkataan-perkataan itu hanya omong kosong. Ini membuktikan betapa DEGIL hati mereka padahal sebelumnya Yesus pernah memberitahukan kepada mereka bahwa Ia akan bangkit pada hari ketiga.

Seringkali kita juga seperti itu percaya Yesus tetapi tidak percaya apa yang Firman Tuhan katakan, kita sering mendengar Firman melalui khotbah namun tidak mempercayainya, kita sering melihat mujizat dan kuasa Allah dinyatakan namun tidak menanggapi panggilanNya (Mat 13:14-15) ini menunjukan kedegilan hati kita.

Karena itu kita harus berDOA untuk orang-orang yang degil, keluarga kita yang degil, teman-teman kita yang degil, rekan pelayanan yang degil, karena matahati mereka sudah di butakan oleh ilah zaman ini sehingga tidak bisa mempercayai kebenaran.

Incoming search terms:

    khotbah lukas 24:1-12,renungan lukas 24:1-12,lukas 24:1-12,tafsiran lukas 24:1-12,khotbah lukas 24 1-12,Khotbah kebangkitan Tuhan yesus,khotbah kebangkitan yesus,khotbah untuk hari kebangkitan tuhan yesus
by : Admin . April 25th, 2011 . Posted in : Ringkasan Kotbah

Leave a Reply

Barisan Pemenang GBI Misi Kasih
JL.Manngga Besar 4E No.24, Jakarta
Phone (021) 6291794, 98157313
Copyright © 2013 GBI Misi Kasih