Home » Ringkasan Kotbah » Solusi Atas Kebutuhan Hidup

Solusi Atas Kebutuhan Hidup

Aug
30
2012
by : Admin . Posted in : Ringkasan Kotbah

Ringkasan Kotbah, 26 Agustus 2012
Oleh : Pdt. E.P. Gunawan, STh

Solusi Atas Kebutuhan Orang - Pdt. E.P. Gunawan, STh

Ayat Bacaan : Yoh 6:1-12 & Mark 6:33-37

Dalam peristiwa Yesus memberi makan lima ribu orang kita melihat begitu banyak orang berbondong-bondong utuk mengikut Dia (Yoh 6:2), mereka datang karena kebutuhan mereka akan mukjizat dan kesembuhan. Dan Yesus menjawab kebutuhan mereka tidak hanya mukjizat dan kesembuhan, tetapi juga kebutuhan mereka akan makanan saat itu Tuhan Yesus cukupkan bahkan berlebih hingga tersisa dua belas bakul.

Peristiwa tersebut membuktikan bahwa Yesus adalah solusi/jawaban atas kebutuhan hidup setiap manusia. Dia sangat mengerti apa yang menjadi kebutuhan setiap kita dan Dia akan mencukupkan segala kebutuhan kita menurut kekayaan dan kemulian-Nya.

Namun sebagai pengikut Kristus tentunya setiap kita dituntut bukan hanya memikirkan kebutuhan diri sendiri saja tetapi juga kebutuhan orang lain, sebagaimana murid-murid dituntut mencari solusi atas kebutuhan orang banyak pada saat itu.

Beberapa hal yang dapat kita pelajari dari peristiwa tersebut, yaitu bagaimana mencari solusi atas kebutuhan hidup pribadi kita dan orang banyak :

1. Miliki Hati Yang Penuh Belas Kasihan (Mark 6:34-37)

Dalam Injil Markus di ceritakan bagimana murid-murid menyarankan supaya Tuhan Yesus menyuruh orang banyak itu pergi karena hari sudah malam dan tidak ada makanan di situ. Tetapi dengan tegas Yesus berkata “Kamu harus memberi mereka makan!” Tuhan Yesus memiliki hati yang penuh belas kasihan, hati yang penuh tanggung jawab atas kebutuhan orang banyak. Hati yang juga harus di miliki oleh murid-murid dan setiap kita yang percaya.

  • Sebagai pengikut Yesus kita punya tanggung jawab atas kebutuhan orang lain.
  • Memiliki hati yang penuh belas kasihan membuat kita perduli akan kebutuhan orang lain.
  • Jangan biarkan keadaan membutakan hati kita akan orang lain dengan saling bertolong-tolonglah seorang akan yang lain.
  • Contoh : Janda Sarfat memilki hati yang penuh tanggung jawab terhadap Nabi Elia (1Raj 17:15)

2. Yesus Solusinya bukan Uang (Yoh 6:5-7)

Tuhan Yesus mencobai Filipus dengan berkata “Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?” dan Filipus mulai mengkalkulasi uang yang ada, ia berkata “Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja.”

  • Yesus sedang menguji dan mengajar Filipus bahwa uang bukanlah solusinya.
  • Uang bukan segalanya karena uang tidak bisa membangun rumah tangga bahagia, uang tidak bisa membeli ketenangan, kedamaian, dll.
  • Hidup ini adalah ujian dan kita akan menang jika menjadikan Yesus sebagai solusinya.
  • Kita juga harus memberitakan kebenaran kepada orang-orang bahwa Yesus adalah solusi bagi kebutuhan mereka juga.

3. Ambil Bagian untuk Mencari Solusi (Yoh 6:8-10)

Pada ayat ini salah seorang murid Yesus yang bernama Andreas menyampaikan pendapatnya akan anak kecil yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan yang ia temukan. Meskipun solusi yang dia katakan sepertinya tidak menjawab kebutuhan tetapi Andreas tetap mengatakannya. Hasilnya justru melalui anak kecil yang ia temukan tersebut Tuhan Yesus mengadakan mukjizat yang luar biasa.

  • Filipus, Andreas dan murid-murid turut menyampaikan ide-ide dan pemikiran mereka hal tersebut merupakan bentuk turut ambil bagian murid-murid dalam mencari solusi.
  • Anak kecil yang turut ambil bagian tersebut sepertinya sudah terbiasa memberi dan Tuhan mamakai anak tersebut dan memberkatinya.
  • Setiap kita juga harus turut ambil bagian dalam mencari solusi akan permasalahan yang ada dalam Gereja.
  • Mengambil bagian terhadap pelayanan yang ada tanpa pilih-pilih entah itu pelayanan doa, pujian, musik, besuk, dll dapat membantu memecahkan masalah seputar Gereja.

4. Hati yang Bersyukur dan Terpecah (Mark 6:41-43)

Yesus mengambil lima roti dan dua ikan itu mengucap syukur dan memecah-mecahkannya untuk di bagikan kepada orang banyak, hasilnya lima ribu orang laki-laki makan sampai kenyang bahkan sisa dua belas bakul penuh.

  • Yesus mengajar kita untuk mengucap syukur atas berkat yang kita terima berapapun itu.
  • Tetap Mengucap syukur dalam segala keadaan seperti Paulus dan Silas saat di penjara.
  • Tuhan berkenan memakai hati yang hancur (terpecah, tidak keras) bagi pekerjaan-Nya.
  • Dibutuhkan Hati yang hancur dan penuh ucapan syukur sebagai solusi bagi permasalahan yang ada.

AFFIRMASI

SEBAGAI PENGIKUT KRISTUS SETIAP KITA DI TUNTUT TIDAK HANYA MEMIKIRKAN KEBUTUHAN DIRI SENDIRI SAJA TETAPI JUGA KEBUTUHAN HIDUP ORANG BANYAK.

Incoming search terms:

    ilustrasi khotbah yesus memberi makan lima ribu orang,khotbah tentang kebutuhan,khotbah yesus memberi makan lima ribu orang,yesus cukupkan

satu komentar tentang “Solusi Atas Kebutuhan Hidup”

  1. Hasan Gulo says:

    Tuhan Yesus berpesan mengatakan;Kasihanilah saudaramu seperti mengasihi dirimu sendiri,dan kasihanilah saudaramu seperti Aku mengasihi kamu,agr orang2 tahu,bahwa kamu sekalian adalah Hamba Ku(Yesus),
    jangan hanya soal makanan jasmani,yang lebih suci atau sejati,makanan Rohani.amin.

Leave a Reply

Barisan Pemenang GBI Misi Kasih
JL.Manngga Besar 4E No.24, Jakarta
Phone (021) 6291794, 98157313
Copyright © 2013 GBI Misi Kasih