Ringkasan Kotbah, 17 Juni 2012
Oleh : Pdt.Mexson Million

Ayat Bacaan: Kis 2:41-47
Lahirnya Gereja Tuhan di tandai dengan tercurahnya Roh Kudus pada setiap orang percaya di hari Pentakosta dan setelah Roh Kudus tercurah kita melihat suatu perubahan yang luar biasa terjadi dalam cara hidup jemaat saat itu sehingga mereka disukai semua orang (Kis 2:47).
Sama seperti Jemaat mula-mula, Gereja masa kini seharusnya juga bisa menjadi Gereja yang disukai semua orang sehingga dapat menjadi seperti mangnit yang mampu menarik orang-orang untuk datang kepada Kristus.
Bagaimana agar dapat menjadi Jemaat yang disukai?
1. Mengalami Pembaharuan
Pembaharuan jelas terlihat pada cara hidup Jemaat mula-mula dari gaya hidup agama Yahudi yang hanya beribadah pada hari-hari tertentu menjadi tekun beribadah tiap-tiap hari (Kis 2:46), mereka belajar untuk menyelesaikan masalah mereka tanpa harus merepotkan pemimpin agama, dan banyak lagi pembaharuan terjadi pada cara hidup jemaat sehingga hal tersebut membuat banyak orang terkagum-kagum bahkan menarik orang-orang tersebut untuk percaya kepada Kristus Yesus.
(Rom 6:4) Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
Mengalami pembaharuan…
- Sebagai tanda pengikut Kristus (2Kor 5:17)
- Dengan memiliki sikap dan cara hidup yang baru (Ef 4:23-24)
- Melalui hidup yang terus-menerus diperbaharui (Kol 3:10)
2. Sehati didalam Persekutuan
Kesehatian terjadi dalam cara hidup Jemaat mula-mula, mereka tetap bersatu dalam segala hal bahkan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama (Kis 2:44) hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang disekitar mereka yang belum percaya.
Menjadi satu dan sehati merupakan doa dan kerinduan Tuhan Yesus (Yoh 17:21-23) karena itu sebagai Gereja Tuhan setiap kita harus mampu membangun kesehatian sebagai bukti dan kesaksian bagi dunia.
(1Kor 1:10) Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
Bagaimana supaya dapat menjadi sehati (Fil 2:1-5) :
- Rendah hati.
- Tidak mencari pujian.
- Mengutamakan kepentingan orang lain.
- Menaruh pikiran pada Kristus.
3. Bersedia Berkorban
Rela berkorban juga menjadi gaya hidup Jemaat mula-mula, dalam keseharian selalu ada saja dari antara mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang yang membutuhkan sesuai dengan keperluan masing-masing (Kis 2:45).
- Untuk menjadi Jemat yang disukai kita harus berani berkorban dalam hal waktu, tenaga, harta dan segala hal lainnya melalui ibadah dan pelayanan.
- Karena jerih payah dan pengorbanan kita tidak akan sia-sia (1Kor 15:58).
- Akan menerima janji Tuhan sebagai upah atas pengorbanan kita yaitu menerima kembali seratus kali lipat dari apa yang kita korbankan serta akan memperoleh hidup yang kekal (Mat 19:29).
- Pengorbanan dan pelayanan adalah seperti satu mata uang dengan dua sisi yang berbeda tidak dapat dipisahkan. Bersedia melayani akan dihormati Bapa (Yoh 12:26), seperti Stefanus dan juga seperti Abraham yang segala perkataanya di dengar Tuhan.
4. Penuh Sukacita
Memuji Allah dalam segala hal (Kis 2:47) membuktikan Jemaat mula-mula hidup penuh dengan sukacita. Sikap tersebut jugalah yang membuat semua orang menyukai Jemaat mula-mula.
(Fil 4:4) Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!
Kita dapat bersuka-cita karena :
- Kita memiliki damai sejahtera dari Tuhan (Yoh 14:27)
- Punya pengharapan (Rom 5:5a)
- Punya jaminan (Ibr 13:5-6)
(Rom 14:17) Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
AFFIRMASI
JEMAAT YANG DISUKAI SEMUA ORANG AKAN MENJADI SEPERTI MAGNIT YANG MAMPU MENARIK ORANG-ORANG UNTUK DATANG KEPADA KRISTUS
Incoming search terms:
- khotbah gbi,khotbah cara hidup jemaat yang pertama,khotbah kesehatian,khotbah kristen tentang jemaat mula-mula,renungan cara hidup jemaat mula-mula,artikel khotbah kristen tentang jemaat gereja,jemaat disukai banyak orang,bahan khotbah kisah para rasul 2:41-47,cara membuat khotbah jemaat perdana,khotbah tentang kehidupan jemaat Kristen mula-mula,Khotbah tentang cara hidup jemaat pertama,khotbah yohanes 17:21,khotbah/renungan perpecahan dalam jemaat,kotbah kristen tentang hidup jemaat mula mula,khotbah kristen/jemaat mula-mula,khotbah tentang berkorban versi kristen,kotbah rela berkorban,renungan tentang jemaat perdana,renungan tentang jemaat mula-mula,renungan tema cara hidup jemaat mula-mula
Related posts: