Home » Ringkasan Kotbah » Hidup Adalah Perjuangan

Hidup Adalah Perjuangan

Ringkasan Kotbah, 09 September 2012
Oleh : Pdt.Dr.Philemon Indakray,D.Th

Philemon-IndakrayAyat Bacaan: Keluaran 15:22-27

Jalan hidup Musa sungguh penuh perjuangan. Ia lahir dalam situasi yang penuh kekejaman dimana ia terluput dari pembunuhan bayi laki-laki Ibrani saat itu. Musa juga harus berjuang menjalani proses dari anak istana menjadi anak padang gurun, empat puluh tahun Tuhan membentuk ia di padang gurun sampai tiba waktunya ia harus memimpin orang-orang Israel keluar dari Mesir.

Dalam perjuangannya memimpin orang-orang Israel keluar dari mesir ia harus memimpin mereka untuk melalui padang gurun tempat dimana Tuhan pernah membentuk pribadinya. Dan setelah tiga hari di padang gurun Syur tibalah mereka di Mara (Kel 15:22) di mana Tuhan mencobai mereka dengan air yang pahit (Kel 15:23) setelah itu baru memasuki Elim tempat yang subur dimana terdapat dua belas mata air dan tujuh puluh pohon korma (Kel 15:27).

Menjalani hidup di dunia ini terkadang seperti itu, butuh perjuangan dan bukan perkara mudah Kej 3:19 ” dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu…” untuk tiba di Elim (hidup yang di berkati) kita harus melalui Mara (Pengalaman Pahit) karena itu butuh perjuangan yang keras agar kita dapat bertahan dan melaluinya sehingga pada akhirnya hidup kita di berkati Tuhan.

Beberapa hal yang dapat kita pelajari dari peristiwa tersebut antara lain…

1. Ketaatan Musa

(Kel 15:25) Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka,

Musa belajar untuk taat meskipun tidak masuk logika. Ketika Tuhan menyuruhnya melemparkan kayu ke dalam air yang pahit ia tetap melakukannya juga.

  • Ketaatan adalah pilihan dan untuk mengikut Tuhan kita harus memilih untuk taat.
  • Ketaatan menjadikan sesuatu yang pahit menjadi manis seperti mukjizat air menjadi anggur pada pesta perkawinan di kana. (Yoh 2:7-9)
  • Ketaatan menjadikan hidup kita di berkati.

Contoh lainnya :

  • Abram memilih untuk taat pergi ketempat yang belum di ketahuinya.
  • Janda Sarfat memilih untuk taat akan perkataan Nabi Elia
  • Rasul Paulus memilih taat untuk hidup bagi Kristus

2. Tidak Bersungut-sungut

(Kel 15:24) Lalu bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa, kata mereka: “Apakah yang akan kami minum?”

Ketika hidup terasa pahit jangan bersungut-sungut seperti orang-orang Israel tetapi sebaiknya tetap percaya. Mzm 37:5 Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

  • Bersungut-sungut bertolak belakang dengan iman
  • Bersungut-sungut menunjukan kita tidak Percaya Tuhan
  • Tidak percaya menghambat kuasaAllah bekerja, seperti yang dialami murid-murid (Mat 17:20)

3. Bergantung Kepada Tuhan

Kebergantungan hidup Musa terhadap Tuhan sangat terbukti dengan ia selalu berseru-seru kepada TUHAN (Kel 15:25) dalam setiap masalah dan persoalan yang di hadapinya.

  • Ketika bergantung kepada Tuhan biasanya Tuhan akan mengunakan apa yang ada pada kita. Contoh : Allah menggunakan kayu dan tongkat Musa. Karena itu kita harus fokus pada apa yang ada pada kita.
  • Bergantung pada Tuhan seperti ranting bergatung pada pokok anggur sehingga tetap berbuah (Yoh 15:4-5)
  • Bergantung pada Tuhan berarti percaya Tuhan pasti jadikan tanpa tahu dan bertanya kapan terjadinya.

4. Mengikuti Ketetapan Tuhan

(Kel 15:26) firman-Nya: “Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.”

Di sini Tuhan memberikan firman-Nya agar orang-orang Israel tetap mau mendengarkan perkataan Tuhan dan melakukan ketetapan-Nya dengan setia.

  • Tuhan akan memberkati dan menyembuhkan kita bahkan anak cucu kita.
  • Sejauh mana kita membuka hati terhadap Firman sejauh itulah Tuhan memberkati.
  • Kekayaan bukan ukuran seseorang setia mengikuti ketetapan Tuhan
  • Mengikuti Ketetapan Tuhan membutuhkan KESABARAN

AFFIRMASI

UNTUK SAMPAI DI ELIM (hidup di berkati) KITA HARUS MELALUI MARA (Pengalaman Pahit). KARENA ITU BUTUH PERJUANGAN YANG KUAT AGAR KITA DAPAT MELALUINYA.

Incoming search terms:

    khotbah hidup adalah perjuangan,khotbah tentang musa,khotbah tentang perjuangan hidup
by : Admin . September 13th, 2012 . Posted in : Ringkasan Kotbah

Leave a Reply

Barisan Pemenang GBI Misi Kasih
JL.Manngga Besar 4E No.24, Jakarta
Phone (021) 6291794, 98157313
Copyright © 2013 GBI Misi Kasih